MEMPREDIKSI TINGKAT PENGEMBALIAN INVESTASI MELALUI RASIO PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN LEVERAGE (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di BEJ Periode Pengamatan Tahun 2001-2004)
Posted by: admin0 in Skripsi Akuntansi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pasar modal
Kebijakan dividen menentukan pembagian laba antara pembayaran kepada pemegang saham dan investasi kembali perusahaan. Menurut Michelle & Megawati (2005) mengutip Ikatan Akuntansi Indonesia (2002), kebijakan dividen perusahaan tercermin dalam rasio pembayaran dividen (Dividend Payout Ratio), dimana kebijakan dividen oleh perusahaan merupakan tingkat pengembalian investasi pada sisi investor. Laba ditahan (retained earning) merupakan salah satu sumber dana paling penting untuk membiayai pertumbuhan perusahaan, sedangkan dividen merupakan arus kas yang disisihkan untuk pemegang saham. Apabila perusahaan memilih untuk membagikan laba sebagai dividen, maka akan mengurangi laba yang ditahan dan selanjutnya mengurangi total sumber dana intern atau internal financing, sebaliknya, jika perusahaan memilih untuk menahan laba yang diperoleh, maka kemampuan pembentukan dana intern akan semakin besar. Besar kecilnya dividen yang dibagikan kepada pemegang saham tergantung dari kebijakan dividen masing-masing perusahaan, karena tidak ada suatu ukuran tertentu dalam menentukan pembayaran dividen.
Berkaitan dengan pembayaran dividen, umumnya investor lebih menyukai pembayaran dividen yang stabil dan konstan, karena pembayaran dividen yang berubah-ubah akan menyebabkan penyampaian informasi yang salah dan dapat menghilangkan kenyamanan investor. Dalam praktiknya, pembagian dividen dikaitkan dengan laba yang diperoleh perusahaan dan tersedia bagi para pemegang saham. Besarnya dana yang dibagikan sebagai dividen atau diinvestasikan kembali bukanlah sama dengan laba setelah pajak. Dana yang diperoleh dari hasil operasi selama satu periode adalah sebesar laba setelah pajak ditambah dengan penyusutan. Namun, bukan berarti bahwa dana tersebut bisa dibagikan sebagai dividen. Hal ini disebabkan karena perusahaan tidak akan bisa melakukan penggantian aktiva tetap di masa yang akan datang apabila seluruh dana yang ada tersebut dibagikan sebagai dividen. Jika hal ini terjadi, maka kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba akan berkurang. Jadi, dana yang bisa dibagikan sebagai dividen merupakan kelebihan dana yang diperoleh dari operasi perusahaan (laba setelah pajak + penyusutan) di luar keperluan investasi untuk menghasilkan laba di masa yang akan datang (investasi pada aktiva tetap dan modal kerja).
Return yang diperoleh dari kegiatan investasi yang berupa dividen bukanlah hal yang mudah untuk diprediksi, karena kebijakan dividen merupakan kebijakan yang sulit bagi manajemen perusahaan. Keputusan mengenai dividen terkadang dikaitkan dengan keputusan pendanaan dan keputusan investasinya. Van Horne (1986: 50) menjelaskan bahwa besarnya pembayaran dividen akan berfluktuasi dari periode ke periode sesuai dengan fluktuasi dalam jumlah kesempatan investasi yang dapat diterima yang tersedia bagi perusahaan tersebut. Jika kesempatan ini berlimpah, persentase pembayaran dividen mungkin nol. Sebaliknya, jika perusahaan tesebut tidak mampu menemukan kesempatan investasi yang menguntungkan, pembayaran dividen akan menjadi 100 persen. Dijelaskan pula oleh Van Horne (1986:51), kaitannya dengan dividen sebagai residu pasif, apabila kesempatan investasi menjanjikan hasil pengembalian yang besar daripada pengembalian yang mereka syaratkan, para investor akan lebih senang jika perusahaan menahan laba. Jika hasil pengembalian sama dengan pengembalian yang disyaratkan, mereka akan merasa indifferen antara penahanan laba dan dividen. Sebaliknya, jika hasil pengembalian lebih kecil daripada hasil pengembalian yang disyaratkan, mereka akan lebih suka jika dividen dibagikan. Oleh karena itu, memang penting bagi seorang investor atau investor potensial untuk mampu memprediksi kebijakan dividen perusahaan.
Michelle & Megawati (2005) menyatakan bahwa tingkat pengembalian investasi berupa dividen bagi investor dapat diprediksi melalui rasio profitabilitas, likuiditas, dan leverage (hutang) dari perusahaan. Rasio profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen berdasarkan hasil pengembalian dari penjualan investasi serta kemampuan perusahaan menghasilkan laba (profit) yang akan menjadi dasar pembagian dividen perusahaan. Rasio yang paling umum digunakan untuk mengukur profitabilitas adalah ROA (Return on Assets), ROE (Return on Equity), dan ROI (Return on Investment). Dalam memprediksi tingkat pengembalian investasi yang berupa dividen dapat digunakan ROI yang mengukur tingkat pengembalian investasi atas investasi pada aktiva. Dijelaskan oleh Sutrisno (2001), keuntungan yang layak dibagikan kepada para pemegang saham adalah keuntungan setelah perusahaan memenuhi seluruh kewajiban tetapnya yaitu beban bunga dan pajak. Oleh karena dividen diambil dari keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan, maka keuntungan tersebut akan mempengaruhi besarnya Dividen Payout Ratio. Semakin besar keuntungan yang diperoleh, maka akan semakin besar pula kemampuan perusahaan untuk membayar dividen.
Likuiditas perusahaan yang seringkali diukur menggunakan rasio lancar (Current Ratio) menunjukkan kemampuan perusahaan mendanai operasional perusahaan dan melunasi kewajiban jangka pendeknya. Perusahaan yang memiliki likuiditas baik maka memungkinkan pembayaran dividen dengan labih baik pula (Michelle & Megawati,2005). Dijelaskan oleh Helfert (1997: 95), dari sudut pandang pemberi pinjaman terdapat anggapan bahwa semakin tinggi nilai rasio lancar, maka semakin baik posisi pemberi pinjaman. Hal ini juga dapat dilihat dari sudut pandang investor, dimana semakin tinggi nilai rasio lancar akan memberikan perlindungan terhadap kemungkinan kerugian drastis bila terjadi kegagalan perusahaan. Kelebihan aktiva lancar yang besar atas kewajiban lancar tampaknya membantu melindingi klaim, karena persediaan dapat dicairkan dengan pelelangan atau karena tidak terdapat banyak masalah dalam penagihan piutang usaha. Sehingga bisa dikatakan semakin tinggi tingkat likuiditas maka akan semakin besar pula kemampuan perusahaan untuk membayar dividen.
Kaitannya dengan leverage, Helfert (1997: 98) menjelaskan bahwa rasio leverage yang biasa dinyatakan dengan rasio hutang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) adalah suatu upaya memperlihatkan, dalam format lain, proporsi relatif dari klaim pemberi pinjaman terhadap hak kepemilikan dan digunakan sebagai ukuran peranan hutang. Sutrisno (2001) menjelaskan bahwa semakin tinggi DER, maka komposisi hutang juga semakin tinggi, sehingga akan berakibat pada semakin rendahnya kemampuan untuk membayarkan dividen. Hal ini dikarenakan struktur permodalan yang lebih tinggi dimiliki oleh hutang sehingga pihak manajemen memprioritaskan pelunasan kewajiban terlebih dahulu sebelum membagikan dividen.
Penelitian ini mencoba mempelajari beberapa faktor yang dapat dijadikan alat prediksi tentang tingkat pengembalian investasi berupa dividen. Perusahaan yang akan diteliti adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ. Faktor yang diteliti adalah profitabilitas, likuiditas dan leverage yang dinyatakan dalam bentuk rasio keuangan. Prioritas pada saham perusahaan manufaktur dikarenakan industri manufaktur merupakan sektor ekonomi yang paling banyak menyerap dana dari masyarakat, memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi, dan dianggap sebagai sektor pemimpin (leading sector) bagi sektor lainnya (Sri,2005).
Jika melihat kondisi sektor manufaktur di
Hal tersebut disebabkan karena beberapa hal, diantaranya:
1. Munculnya beberapa negara pesaing yang mampu memproduksi barang yang sama dengan biaya lebih rendah.
2. Ketidakmampuan para produsen
3. Ketergantungan yang sangat besar pada sejumlah kecil produk.
Akibatnya, pangsa sektor manufaktur terhadap perekonomian
Berdasarkan uraian diatas, maka dirasa perlu untuk mengkaji lebih mendalam mengenai faktor yang dapat dijadikan alat prediksi untuk pengembalian investasi berupa pendapatan dividen pada perusahaan manufaktur dalam penelitian yang berjudul “Memprediksi Tingkat Pengembalian Investasi Melalui Rasio Profitabilitas, Likuiditas Dan Leverage (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di BEJ Periode Pengamatan Tahun 2001-2004)”.
1.2. Rumusan Masalah
Latar belakang yang telah diungkapkan dalam penelitian ini mendasari rumusan masalah yang disajikan dalam pertanyaan sebagai berikut:
1. Apakah rasio profitabilitas, likuiditas, dan leverage secara simultan dapat digunakan untuk memprediksi Dividend Payout Ratio (DPR)?
2. Apakah rasio profitabilitas, likuiditas dan leverage secara parsial dapat digunakan untuk memprediksi Dividend Payout Ratio (DPR)?
3. Apakah rasio likuiditas merupakan rasio yang paling dominan yang dapat digunakan untuk memprediksi Dividend Payout Ratio (DPR)?
1.3. Batasan Masalah
Penelitian ini memiliki beberapa batasan untuk menghindari agar permasalahan tidak meluas. Batasan tersebut antara lain bahwa laporan keuangan yang dijadikan dasar untuk menganalisis rasio keuangan merupakan laporan keuangan periode yang berakhir 31 Desember 2001 sampai dengan 31 Desember 2004. Hal ini dikarenakan pada periode rentang waktu tersebut kondisi ekonomi
1.4. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
1. Mengetahui kegunaan rasio profitabilitas, likuiditas, dan leverage secara simultan dalam memprediksi Dividend Payout Ratio (DPR).
2. Mengetahui kegunaan rasio profitabilitas, likuiditas dan leverage secara parsial dalam memprediksi Dividend Payout Ratio (DPR).
3. Mengetahui rasio yang paling dominan yang dapat digunakan untuk memprediksi Dividend Payout Ratio (DPR).
1.5. Manfaat Penelitian
Apabila tujuan penelitian tercapai diharapkan memiliki manfaat:
1. Penelitian ini dapat memberikan nilai tambah pengetahuan analisis mengenai faktor yang mampu menjadi alat prediksi tingkat pengembalian investasi berupa pendapatan dividen perusahaan.
2. Menjadi tambahan bukti empiris pendukung terhadap hasil penelitian sebelumnya serta dapat menjadi referensi penelitian lebih lanjut.
3. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi literatur di bidang industri manufaktur yang terdaftar di BEJ.
Skripsi Lengkap (daftar isi, bab1-5 dan daftar
pustaka)
untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp300ribu Rp200ribu.
Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk file/softcopy langsung
kita kirim lewat email kamu
pada hari itu juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami
tidak mendukung plagiatisme.
Cara pesan: Ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 atau 0857-2929-3006
Skripsi tidak terkirim jaminan uang kembali 100%.
![[del.icio.us]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/delicious.png)
![[Digg]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/digg.png)
![[Facebook]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/facebook.png)
![[Furl]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/furl.png)
![[Google]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/google.png)
![[MySpace]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/myspace.png)
![[StumbleUpon]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/stumbleupon.png)
![[Technorati]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/technorati.png)
![[Windows Live]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/windowslive.png)
![[Yahoo!]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/yahoo.png)
![[Email]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/email.png)




Entries (RSS)
October 28th, 2007 at 10:50 pm
Salam kenal, luar biasa ketika saya membaca sekilas… saya sangat tertarik untuk lebh tahu bagaimana hasil penelitian ini… saya yakin ini bisa dijadikan bahan tambahan dan dukunganterhadap skirpsi saya. terima kasih.
November 27th, 2007 at 6:03 am
i want this journal could you give to me, please…
December 7th, 2007 at 4:24 am
Mohon informasinya untuk pembelian skripsi ini…
Terima kasih.
January 16th, 2008 at 3:39 pm
kalo beli skripsi ga dapet jurnal2 yang berhubungan dengan skripsinya y?
May 25th, 2008 at 8:16 pm
bisa g saya minta referensi data data mengenai jurnal ini? thanx
June 25th, 2008 at 11:33 pm
saya bqin penulisan ilmiah sama dengan jurnal ini, tp masih blm di ACC2 jg m dosen pembingbingnya,,,gk tau apa yang sLh,,menurut saya jurnal ini da menarik bGt,,,