Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Publik di Indonesia (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEJ)
Posted by: admin0 in Skripsi Akuntansi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perkembangan perusahaan-perusahaan go public di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat. Perkembangan ini mengakibatkan permintaan akan audit laporan keuangan yang semakin meningkat. Hasil audit atas perusahaan publik mempunyai konsekuensi dan tanggung jawab yang besar. Adanya tanggung jawab yang besar ini memacu auditor untuk bekerja secara lebih profesional.
Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI, 2001) khususnya tentang standar pekerjaan lapangan mengatur tentang prosedur dalam penyelesaian pekerjaan lapangan seperti perlu adanya perencanaan atas aktivitas yang akan dilakukan, pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern dan pengumpulan bukti-bukti kompeten yang diperoleh melalui inspeksi, pengamatan, pengajuan pertanyaan dan konfirmasi sebagai dasar untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan. Pemenuhan standar audit oleh auditor dapat berdampak pada lamanya penyelesaian laporan audit, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hasil auditnya. Kondisi ini dapat menimbulkan suatu dilema bagi auditor.
Ketepatan waktu penyajian laporan keuangan (timeliness), merupakan atribut kualitatif penting pada laporan keuangan yang mengharuskan informasi disediakan tepat waktu bagi para pemakainya. Ketepatan waktu penyusunan maupun pelaporan suatu laporan keuangan bisa berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan tersebut. Berdasarkan Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Standar Akuntansi Keuangan, laporan keuangan harus memenuhi empat karakteristik kualitatif yang merupakan ciri khas yang membuat informasi laporan keuangan berguna bagi para pemakainya. Keempat karakteristik tersebut yaitu dapat dipahami, relevan, andal, dan dapat diperbandingkan. Untuk mendapatkan informasi yang relevan tersebut, terdapat beberapa kendala, salah satunya adalah kendala ketepatan waktu. Hal ini sesuai dengan PSAK No. 1 paragraf 43, yaitu bahwa jika terdapat penundaan yang tidak semestinya dalam pelaporan, maka informasi yang dihasilkan akan kehilangan relevansinya.
Pada tahun 1996, BAPEPAM mengeluarkan lampiran keputusan Ketua BAPEPAM Nomer Keputusan 80/PM/ 1996, yang mewajibkan bagi setiap emiten dan perusahaan publik untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan perusahaan dan laporan auditor independennya kepada BAPEPAM selambat-lambatnya 120 hari setelah tanggal laporan tahunan perusahaan. Namun sejak tanggal 30 September 2003, BAPEPAM semakin memperketat peraturan dengan dikeluarkannya lampiran
Manajemen mungkin perlu menyeimbangkan manfaat relatif antara pelaporan tepat waktu dan ketentuan informasi andal. Untuk menyediakan informasi tepat waktu, seringkali perlu melaporkan sebelum seluruh aspek transaksi atau peristiwa lainnya diketahui, sehingga mengurangi keandalan informasi. Sebaliknya, jika pelaporan ditunda sampai seluruh aspek diketahui informasi yang dihasilkan mungkin sangat andal tetapi kurang bermanfaat bagi pengambilan keputusan. Dalam usaha mencapai keseimbangan antara relevan dan keandalan kebutuhan pengambilan keputusan merupakan pertimbangan yang menentukan (IAI, 2002).
Perbedaan waktu antara tanggal laporan keuangan dengan tanggal opini audit dalam laporan keuangan mengindikasikan tentang lamanya waktu penyelesaian audit yang dilakukan oleh auditor. Perbedaan waktu ini dalam audit sering dinamai dengan audit delay. Dalam penelitian-penelitian lain, audit delay disebut juga dengan istilah durasi audit (Givoly dan palmon, 1982), audit reporting lead time (Owusu-ansah, 2000) dan audit report lag (Knechel dan Payne, 2001). Penelitian ini akan menginvestigasi tentang faktor-faktor yang menjadi penyebab panjang-pendeknya audit delay.
Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Subekti dan Widiyanti tahun 2004 dengan judul “Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Audit Delay Di Indonesia”. Penelitian yang dilakukan oleh Subekti dan Widiyanti menggunakan satu variabel dependen dan
Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang hanya menggunakan satu periode laporan keuangan, penelitian ini diperluas dengan menambah dua periode yang dapat digunakan untuk melihat trend/kecenderungan terjadinya audit delay yang terjadi selama tiga periode (2003-2005).
1.2. Masalah dan Batasan Masalah Penelitian
Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:
1. Berapakah rata-rata lamanya audit delay pada perusahaan-perusahaan publik di
2. Apakah faktor-faktor ukuran perusahaan, laba atau rugi usaha, ukuran KAP, dan jenis opini auditor mempengaruhi audit delay?
Penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan manufaktur yang listing di BEJ periode 2003-2005. Penelitian ini terbatas untuk mengetahui berapa lama rata-rata audit delay pada perusahaan-perusahaan publik yang termasuk dalam sampel penelitian. Selain itu, penelitian ini juga akan menguji pengaruh faktor-faktor ukuran perusahaan, laba atau rugi usaha, ukuran KAP, dan jenis opini auditor terhadap audit delay.
1.3. Motivasi Penelitian
1. Ketepatan waktu penyajian laporan keuangan (timeliness), merupakan atribut kualitatif penting pada laporan keuangan karena ketepatan waktu penyusunan maupun pelaporan suatu laporan keuangan bisa berpengaruh terhadap nilai informasi laporan keuangan tersebut.
2. Penelitian ini dilakukan karena adanya ketidakkonsistenan hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay. Ketidakkonsistenan tersebut diantaranya terdapat dalam penelitian Halim (2000) yang menunjukkan bahwa faktor laba atau rugi usaha berpengaruh secara statistik signifikan terhadap audit delay. Hal ini sesuai dengan penelitian Carslaw dan Kaplan (1991) di Australia, Ahmad dan Kamarudin (2001) di Malaysia, Ansah (2000) di Zimbabwe dan Subekti dan Widiyanti (2004). Namun sebaliknya, penelitian Dyer dan McHugh (1975) di Australia, Na’im (1999) di Indonesia, dan Hossain dan
3. Ukuran perusahaan yang merupakan faktor yang paling sering diteliti. Dalam penelitian Dyer dan McHugh (1975), Carslaw dan Kaplan (1991), Ansah (2000), dan Subekti dan Widiyanti (2004) berhasil membuktikan bahwa ukuran perusahaan mempengaruhi lamanya audit delay. Namun hasil penelitian Ashton et.al. (1987), Givoly dan Palmon (1982), Hossain dan Taylor (1998), Ahmad dan Kamarudin (2001), Na’im (1999) dan Halim (2000) menunjukkan hasil yang berbeda. Mereka tidak berhasil membuktikan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap lamanya audit delay. Di samping ketidakkonsistenan tersebut, faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay merupakan isu yang menarik untuk diteliti, sebab penelitian mengenai audit delay belum begitu banyak dilakukan di
1.4. Tujuan Penelitian
1. Untuk menganalisa rata-rata audit delay pada perusahaan-perusahaan publik yang terdaftar di BEJ.
2. Untuk memberi bukti empiris bahwa: ukuran perusahaan, laba atau rugi usaha, ukuran KAP, dan jenis opini auditor berpengaruh terhadap audit delay.
1.5. Kontribusi Penelitian
1. Kontribusi Teoritis
Menambah pengetahuan tentang faktor-faktor mempengaruhi audit delay pada perusahaan-perusahaan publik di
2. Kontribusi Praktis
Membantu profesi auditor dan KAP dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses audit dengan mengendalikan faktor-faktor dominan yang dapat mempengaruhi audit delay. Sehingga audit delay dapat ditekan seminimal mungkin dalam usaha memperbaiki ketepatan waktu atau mempercepat penerbitan laporan keuangan kepada publik.
3. Kontribusi Kebijakan
Membantu Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) dalam menentukan kebijakan dan peraturan yang menyangkut ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan.
Skripsi Lengkap (daftar isi, bab1-5 dan daftar
pustaka)
untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp300ribu Rp200ribu.
Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk file/softcopy langsung
kita kirim lewat email kamu
pada hari itu juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami
tidak mendukung plagiatisme.
Cara pesan: Ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 atau 0857-2929-3006
Skripsi tidak terkirim jaminan uang kembali 100%.
![[del.icio.us]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/delicious.png)
![[Digg]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/digg.png)
![[Facebook]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/facebook.png)
![[Furl]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/furl.png)
![[Google]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/google.png)
![[MySpace]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/myspace.png)
![[StumbleUpon]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/stumbleupon.png)
![[Technorati]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/technorati.png)
![[Windows Live]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/windowslive.png)
![[Yahoo!]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/yahoo.png)
![[Email]](http://www.jurnalskripsi.com/wp-content/plugins/bookmarkify/email.png)




Entries (RSS)
May 25th, 2008 at 12:28 am
Mas… Ada jurnal ttg Audit &n Timeliness gak??
Saya lagi nyari jurnalnya nih… Bwt bikin proposal…
June 26th, 2008 at 6:49 am
ada yang punya jurnal tentang studi empris audit delay gak?
saya lagi nyari buat bikin proposal niy,,,,